Briefing Ke Smansagal


Rif’atul Mahmudah (Ilmu Politik 2007)

sekolah saya nih.. hoho..^^

Alhamdulillah, akhir pekan lalu saya kembali berkesempatan pulang ke rumah ortu saya di Tegal sana. Kata sahabat-sahabat saya di Asrama, saya yang paling sering pulang diantara mereka. Ah, biarlah, selagi ada kesempatan, mengapa tidak? Toh ortu saya sepertinya sudah menunggu. Dan bagi saya, pulang ke rumah, bertemu ortu dan adik-adik merupakan ‘sumber energi’ tersendiri.

Bukan karena itu saja saya pulang ke Tegal. Saya juga pulang dalam rangka silaturahmi ke sekolah, mengunjungi adik-adik kelas tiga di sekolah saya, yang merupakan kegiatan rutin kami. Insya Allah ada banyak hal yang kami lakukan untuk membangun kota kami tercinta.

Nah, jum’at siang, kami kurang lebih bersebelas, pulang pake kereta. Dengan pertimbangan keuangan dan karena bersama-sama, kami pun naik kereta ekonomi Tegal Arum dengan tiket seharga tujuh belas ribu rupiah bukan tujuh belas perak seperti yang saya catat kemarin. Harga yang sangat murah. Hehe.

Perjalanan panjang dan cukup melelahkan tetapi menyenangkan kami lalui dengan rasa lapar dan haus juga rasa ingin cepat-cepat sampai, menghirup udara Tegal dan tidur di kasur empuk di rumah. Mendekati stasiun tujuan akhir perjalanan kami, sontak beberapa dari kami berekspresi agak berlebihan, seperti sudah bertahun-tahun tak pulang. Contohnya dwi cs yang bilang, “ih, udan Tegal.. mambu udan Tegal.. ih, SMP loro, Mba Rifa, ora kangen karo SMP loro?” dalam bahasa Indonesia: “Ih, hujan Tegal, Bau hujan Tegal.. Ih, SMP dua, Mba Rifa, ga kangen sama SMP dua?” itulah yang diucapkannya ketika kereta melewati sekolah saya dulu yang ada di balik rel..

Begitu sampai, kami pun berpencar, masing-masing mencari orang yang menjemput, dan kemudian menuju rumah untuk bersiap-siap bertemu kembali di SMA..

Pukul dua belas lebih, keesokan harinya, Hari Sabtu, saya dan teman-teman bertemu lagi, di sekolah kami, SMAN 1 Tegal. Siang itu, setelah bel bunyi, kami masuk ke kelas-kelas sesuai pembagian. Kebetulan saya dapat di kelas XII A 4. Walah, nama kelasnya sama kayak saya pas kelas XII, walaupun ruangnya beda. Dan Olala, ternyata mereka sedang berinternetan ria menggunakan laptop dan wireless yang sudah tersedia! Uhf, coba dari dulu…

Ya, itu salah satu perubahan di sekolah saya. Udah ada hotspotnya. Kemajuan. Siswa semakin mudah mengakses informasi, tetapi ada juga kurangnya, bisa jadi mereka jadi main laptop mulu, ga dengerin penjelasan di kelas.

Setelah cukup memberi penjelasan tentang kegiatan yang akan kami adakan, juga beberapa hal terkait UI, termasuk ada kemungkinan ada ujian masuk di awal maret, kami pun keluar dan berkumpul lagi. Saya sempat bertemu adik kelas saya yang berniat kuliah di UI tahun depan. Eh, ternyata ada juga temen adik saya yang mau kuliah ilmu politik. Hehe. Ternyata ga saya doang yang berminat kuliah politik.

Tahukah apa yang kami lakukan setelah itu? Kami jajan di depan sekolah. Beli bakso ojek. Menikmati suasana sore sekolah, sperti dulu. (kebetulan lagi rame karena ada beberapa kegiatan ekskul). Sejenak melupakan tugas-tugas kuliah yang menumpuk..

in this photo: Dila, Pandu, Nauval, Dwi, Ida

Ah, senangnya mengingat masa itu.. SMA..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s