Mengawali tulisan ini, saya teringat sebuah pepatah orang Tiongkok tempo dulu, ”Bila ingin hidup setahun, tanamlah jagung. Bila ingin hidup seratus tahun, tanamlah pohon. Bila ingin hidup seribu tahun, tanamlah manusia”. Sementara Jean Jacques Rousseau ( 1712-1778 ), filsuf berkebangsaan Swiss mengatakan bahwa “Plants are grown and shaped by cultivation, whereas men by education …” (Tumbuhan dikembangkan dan dibentuk melalui budidaya tanaman, sedangkan manusia melalui pendidikan…). Hal yang perlu dicatat dan diperhatikan dalam konteks kalimat tersebut adalah manusia dikembangkan dan dibentuk melalui pendidikan. Dengan kata lain, bahwa mutu manusia sangat tergantung pada proses dan hasil pendidikan yang ditempuh atau diperolehnya; kapan dan di mana, dengan cara bagaimana dan bersama dengan siapa proses itu terjadi. Ada hal menarik pada kalimat, ”kapan dan dimana” proses pendidikan diperoleh, mungkin masih eksis sebuah anekdot anak Universitas Indonesia, terutama yang mereka pakai untuk membanggakan diri saat berbicara di hadapan adik kelasnya yang masih sekolah, yakni ”UI bukan segalanya, tapi segala-galanya bisa didapat di UI”. Memang tidak salah dengan anekdot tersebut, akan tetapi jika menghubungkan kesuksesan dengan kuliah saja, jelas itu tidak selamanya tepat. Melihat lokasi di Ibukota, menjadi nilai plus mahasiswa yang berkuliah di Universitas Indonesia. Akses yang mudah dan dinamika sosial yang beragam jika benar-benar dimanfaatkan oleh mahasiswa selain menempuh kuliah akan membuat seorang mahasiswa UI selain memiliki kemampuan teknis yang baik, juga akan membuat mahasiswa tersebut tumbuh menjadi manusia memiliki interaksi sosial yang baik.Sesuatu yang sangat dibutuhkan di dunia kerja saat ini. Dengan aktif di kegiatan lain selain rutinitas kuliah seperti organisasi kemahasiswaan, pecinta alam, bahkan klub tari sekalipun menjadi alternatif untuk mengembangkan apa yang disebut soft skill tersebut. Nah…menilik apa yang telah dilakukan SINTESA saat ini dimana terus bertambahnya putra daerah yang memiliki kesempatan mendapatkan kualitas pendidikan dan iklim berkembang yang baik di UI, saya rasa pepatah Tiongkok yang saya kemukakan di awal tulisan akan mendekati kebenaran. Namun yang perlu diperhatikan adalah metode, baik cara maupun kegiatan yang perlu dilakukan modifikasi mengingat terus berkembangnya teknologi informasi yang tentunya mengubah pola pikir siswa/mahasiswa secara umum. Terus berkontribusi dan berkreasi SINTESA!!!!.